Berkejaran dengan Kereta Rel Listrik

Setelah malam dimana gua menginap di kostan Moko, pagi itu Pk. 08.00 gua meluncur menuju Stasiun Pasar Senen. Mau apa lagi kalo mau njemput orang?

Gimana ceritanya? Begini. Malamnya dia menelpon minta dijemput. Baik, gua sanggupkan. Malam itu gua males pulang. Ya sudah, memutuskan untuk menginap di kostan Moko dan pagi Pk. 07.00 saya sudah standby di Senen. Perjalanan dari Depok hingga Ps. Senen 1 jam (perkiraan). Kenyataan lain. Gua baru bangun Pk. 05.30 dan tidur lagi. Dan ketika sadar Pk. 06.10, gua melihat ada sebuah SMS.

“Masyaallah! Ngamuk dia!” pikir gua. Ternyata SMSnya mengabari bahwa kedatangan kereta Senja Utama jurusan Jogjakarta – Pasar Senen akan terlambat tiba. Ya sudah, guapun tidur lagi. Bangun Pk. 07.15, ngerokok, ngopi, mandi, dsb, dsb, langsung meluncur dari kostan Moko (Depok) hingga Ps. Senen mengendarai speda motor Supra X 100cc keluaran 2001-yang-spool–atau–CDI–atau–Coilnya rusak itu.

TAK DI-NYA-NA, Keretanya tiba lebih cepat dari yang gua perkirakan (siapa gua bisa memperkirakan kedatangan kereta). SMSpun mulai berbunyi, bahwa kereta sudah dekat Jatinegara. Lha gua? Masih di KALIBATA! Gua vs Kereta! Mampos! Ngebut, dan tampaknya jarak tidak begitu jauh. Kereta tiba. SMS berbunyi “Gua sudah sampai, dimana loe?” Dan ketika SMS itu sampai, posisi gua masih di lampu merah (yang lamanya pol) depan hotel Grand Menteng yang Alda Risma meninggal itu lho! Matraman, depan fujifilm pusat. Ya biar tenang saja, gua bilang “Oke, tinggal masuk stasiun nih!” hehe…

Lampu hijau, TANCAP GAS! Gile kan?! Dia melalui SMS kemudian menjawab “Oke, gua tunggu”. Agak tenang pikir gua, berarti gua gak begitu lama, karena gua sudah hampir mendekati Atrium Senen. Tinggal belok kanan, sampe! Pikir gua. Gila! Di bawah kolong jembatan Atrium, lampu merahnya lama pol.

Karena takut dia ngoceh (gua takut kalo dia udah ngambek), bad moodnya bikin gua bad mood juga.. Daripada blog ini gua tulis yang jelek-jelek, mendingan gua mikir gimana caranya supaya gua gak bad mood kan?! Ya sudah, gua kerjain aja dia sambil menunggu lampu merah Atrium yang superlama itu. Gua kerjain seolah gua udah tiba di sana, lalu melihat dia sambil bersembunyi sambil ngerjain dia.

Ternyata itu membantu! Dia merasa aman karena dia pikir gua sudah disana! Hahaha! Setelah 5x pingpong SMS, baru hijau! Tancap GAS! Stasiun Senen! I’m Cum… eh! Comming! Dan masih diteruskan saja SMS (yang dia pikir) gua bercanda itu hingga gua ngeliat dia cengangas-cengenges di pojokan tiang tiketing jalur selatan sambil mbales SMS dari gua… :p

Ya sudah, disamperin, dan AMAN! Hahahaha! Pulangnya maen di rumah dia deh! Hehe…

Tapi buat teman-teman, ini salah satu tips biar gak diomelin ama cewek (terutama temen atau pacar, jangan EMAK apalagi NENEK). Kalo sama emak entar digampar, ama nenek ntar sakit jantung. Hehehe…

Nah! Perjalanan pulang kan kelaperan tuh. Gua belom makan dari malam (mana ada makanan di kostan Moko), dia juga kelaparan karena di kereta semalama. Ya sudah minta dia bayarin aja. Itung2 ongkos njemput. Hehe… Sambil berkeliling nyari ATM BCA (gua cariin, demi makanan) dan akhirnya ketemu di Pasaraya Manggarai, gua menemukan sesuatu di samping Pasaraya Manggarai, kamar jenasah yang gak menggambarkan kamar jenasah. Tapi karena itu kamar jenasah, jadi lebih serem daripada biasanya!

Kamar Jenazah Sebelah Pasaraya Manggarai

Kamar Jenazah Sebelah Pasaraya Manggarai

Hehehe… Akhirnya makan di soto betawi legendaris di Manggarai dah.

Ya sudah, seharian dihabiskan di rumah dia dah. Maen2 ama jual tanah ke bokapnya. :p Nice inpoh, gan gha!

*maaf kalo ada yang kelupaan, tulisan ini gua tulis 5 hari kemudian.

, , , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: