Kostan Moko!

Moko & Kamar Kebanggaannya

Moko & Kamar Kebanggaannya

Sebuah makhluk normal bernama Moko (Hedwigis Hedwi Prihatmoko -red) itu hadir setelah kami –gua dan Arman– selesai menyaksikan puncak dari LIFIDENTRA (Liga Film dan Fotografi UI). Setelah dari sana, kami pergi ke kostan Moko.

Dengan dalih meminta tolong mengerjakan tugas desain (padahal moko kan Arkeologi), ia membawa kami ke kostannya. Ternyata desain tersebut adalah pekerjaan dan bukan tugas. Haha.. Ya sudah. Hal itu membuat kami menjadi menginap. Dan dari menginap itu, gua merasa kamarnya adalah kamar yang patut untuk dibahas.

Yang bisa dibahas dan kekhasan yang ada di dalam ruang kostannya Moko yang berada di Pendopo, Jl. Yahya Nuih No. 7, Margonda, Depok antara lain:

  1. Ruangan KOTOR! Tapi itulah identitas kostannya Moko. KOTOR! Dengan barang berserakan. Anda dapat menginjak apa saja disitu. Mulai dari buku, pisau, kompor listrik (sekaligus korek api untuk menyalakan rokok), kipas angin, rambut,  heatsink processor atau motherboard hingga kecoa atau bangkainya, kodok dan lalat atau apapun itu! Jika kamar ini suatu saat dibersihkan, pasti akan kembali ke keadaan NORMAL seperti ini. Hehehe…
  2. Full ATX!!! Kodimo, ya Komputer Pribadi Moko. Menurut Moko sendiri, saat membeli komputer, hal pertama yang ia pertimbangkan adalah motherboardnya yang HARUS Full-ATX.
  3. Kojimo dan Kocumo Kojimo = Komputer Jinjing Moko. Netbook Acer Aspire One, yang dia andalkan untuk mobile netting dan MP3 player. Kocumo = Kodok Lucunya Moko. Kodok peliharaannya Moko yang dia pelihara di kamar mandi. Jadi kalau mau masuk kamar mandi harus hati-hati agar tidak menginjak kodok kecilnya. Yang gua takutkan adalah pada saat lagi pup, entuh kodok nempel di pantat, kan seram.
  4. Towa & Mayakena Dua benda tajam, senjata tradisional yang ia punya. Towa = Tombak Berwajah. Tombak yang ada pola wajahnya. Mayakena = Mandau Yang Kehilangan aNaknya. Kedua benda tersebut tergantung di depan white board kamar Moko.
  5. Beberapa Pecahan Tembikar Sebagai arkeolog, tentu Moko melakuka penggalian-penggalian di banyak situs yang foto digitalnya tersimpan tidak rapih dalam harddisk komputernya. Entah, pecahan tembikar yang dia bawa tersebut legal atau tidak. Tak ada yang tahu selain ia da Tuhan Allah yang mengetahuinya. Tuhanpun terkadang masih suka kecele!
  6. Pintu Kamar Mandi Kostan Moko

    Pintu Kamar Mandi Kostan Moko

    Pintu Kamar Mandi Yang bertuliskan “LIHAT-LIHAT LANGKAH ANDA!!! JANGAN INJAK PELIHARAAN SAYA!!! (KOCUMO) HILANG BALIK” ditulis menggunakan spidol permanen langsung di pintu kamar mandi kostannya. Tidak kecil, tidak sedikit, tapi paling tidak hampir sebesar pintu kamar mandi itu sendiri.

  7. Kamar Mandi Yang bercampur baur antara manusia, pakaian serta piring, gelas, sendok, kodok dan alat makan lainnya yang ikutan mandi (kodok alat makan ya?).
  8. Pintu Depan (Kamar) Yang tergantung : bambu aneh (yang katanya nemu dan sayang jika dibuang), serta gantungan yang berupa segerombyok CD (compact disc) bekas, yang keduanya digunakan sebagai alat untuk mengetuk (menggedok) pintu kamarnya, sehingga jika kita hadir saat ia tertidur, ia tetap akan bangun karena kerasnya suara. Di dindingnya tergantung lukisan The Last Supper, lukisan Da Vinci yang menggambarkan perjamuan terakhir Nabi Isa bersama dengan para muridnya. Konon menurut Moko, lukisan itu dipasang oleh tetangganya yang beragama muslim. Luar biasa.
Pintu Depan Kamar Moko

Pintu Depan Kamar Moko

Itulah beberapa hal yang bisa dibahas. Kamar normal dari orang yang memang normal. Semoga tulisan ini berkenan dan dapat menjadi acuan bagi kalian, para pembaca sekalian. Atas perhatiannya, saya ucapkan terimakasih.

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

  1. #1 by abdee on 7 Juni 2016 - 11:30

    cok…moko joko kariyadi….

  1. 5 Kasus dalam 1 Hari « Andi Pancaran Media

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: