Rabu Malas!

Hari ini terasa malas sekali. Sudah bangun jam 9-pun masih dipaksakan tidur hingga jam 11.30. Seletelah itu bukannya mandi dan bersiap untuk pergi, malah buka komputer buat online. Mungkin efek cuaca yang mendung tak terus ini. Faktor lain gua malas pergi adalah takut hujan. Sepeda motor kan tidak bisa melindungi pengendaranya dari hujan (salah satu kelemahan sepeda motor, walau gua merekomendasikan penggunaan sepeda motor di Jakarta) atau panas.

Belom lagi kalo kena air nanti mogok atau nge-bajaj lagi nih motor gua. Makannya gua malas sekali! Nah! dibawah ini ada 4 artikel, silahkan dibaca… Hehehe…

Tidur, Pentingkah?

Ini adalah sebuah status seorang teman bernama Priguna Kurniadi dalam facebook. Gua agak kaget membacanya. Kenapa? Karena waktu SMA dulu, gua pernah berfikiran yang sama, yaitu mengefektifkan waktu bangun. Hingga setiap harinya, gua terbiasa untuk tidur sekitar 3 hingga 5 jam. Tapi sekarang? Badan gua sudah tidak se-fit dulu. Gua sudah tidak bisa lagi menerapkan pola hidup seperti itu dengan berturut-turut.

Priguna Kurniadi Manusia normal itu tidur 8 jam perhari. Ini berarti adalah 1/3 dari 24 jam. Ketika manusia itu berumur 60 tahun dan merenungkan masa lalunya, ternyata dia telah tidur selama 20 tahun, 1/3 dari seumur hidupnya hingga usia 60 tahun. Ini belum termasuk …hal – hal lain yang tidak penting yang dikerjakan. Jadi…??

(klik untuk memperbesar)

(klik untuk memperbesar)

Betul, pemikiran “tidur itu membuang waktu” akhirnya gua ingat kembali setelah membaca ini. Banyak sekali komentar tentang status itu. Status itu tidak ubahnya menjadi sebuah forum diskusi. Ada sih, tapi jarang di facebook.

Asli, gua sebenernya pingin mengurangi waktu tidur gua dengan hal-hal yang lebih berguna, minimal buat gua sendiri lah. Tapi gak bisa…

Priguna mengomentari tentang orang yang hobinya tidur, tapi gua? Ternyata sedikit berbeda, gua berfikiran bahwa tidur itu membuang-buang waktu.

Huff.. Alamat manusia yang mati karena jantungan nih gua. Begadang iya, ngerokok iya…

DKI Jakarta Menyatakan : Perang!

Perang terhadap apa? Terhadap agama lain? Terhadap teroris? Terhadap Malaysia? BUKAN!

Tapi perang antar penduduk yang satu dengan penduduk yang lain. Buka mata ketika pagi hari, kita sudah diajak perang. Mulai dari keluar rumah melihat ribuan mobil macet dan kita berperang dengan orang lain, bisa cidera, bisa luka, bisa mati juga dalam perang itu.

Keegoisan masing-masing timbul di Jakarta. Yang gua heran, koq ada aja yang demen sama Jakarta ya? Banyak duit? Kata sapa? Padahal Jakarta isinya perang! Kalo kita tidak merebut orang lain, maka kita yang direbut.

Ada toleransi-kah di Jakarta?

Sampai tempat tujuan, ada hal yang harus dialami : ANTRI. Perang lagi. Serobot menyerobot menjadi legenda dalam antrian, baik di lembaga-lembaga, kampus dan sebagainya.

Masih nggak percaya bahwa hidup itu judi, gambling? Baik, sekarang, kendarai sebuah kendaraan di jalan raya di Jakarta. Masih tidak percaya bahwa itu gambling? Oke, sehati-hati apapun elo, kekerasan, kematian tetap mengincar anda di Jakarta. Karena Jakarta itu, kejam.

Ngedit Video Kawinan To The Max!

Kata “To The Max” gua dapet dari blog seorang teman dengan judul “Basa-Basi to the Max“. Keren gua pikir dan sebagai bangsa melayu, tak ada salahnya gua memplagiat. Layaknya negeri tetangga itu.

Edius Layout KawinanMending guanya yang kawin… Yang dari kemarin belom kelar : EDITING VIDEO PERNIKAHAN HELENA & JAMES!!! (Masyaallah.. Helen & James kawin? Gak rela guaaa!) T_T Bersanding pada angin, duduk bersila di depan komputer gua yang berwajahkan ala Canopus EDIUS dengan format DV25, 16:9, 25p; 48KHz 16bit ini (halah!) gua menyelesaikan pekerjaan yang harus selesai ini.

TOLOOONG! TOLOOONG! GUA JENUUUH! NGEDIT VIDEO KAWINAN PEKERJAAN YANG PALING MENJENUHKAAAN! T_T Program TV, Video dokumenter, corporate Profile, atau apa lah, hayok gua jabanin. Tapi gak video dokumentasi pernikahan…

Kalo video2 yang lain masih oke lah, ada seninya. Lha video nikahan? Duitnya tipis, ditonton banyak orang juga kagak, kontennya gitu2 aja… Makannya MALAS! Grrrrr! Malah dibuat maenan nih videonya, lumayan, buat nambah2 artistik.. Hehehe..

Dapet Guling!

Setelah sekian lama (hitungan tahun) gua rindukan, akhirnya gua mendapatkan sebuah hak kepemilikan akan GULING! Ahaaaay! Rindunyaa~aa daku memiliki GULING! Hehehe..

Dapet guling dari mana? Hari ini setelah nemenin Dinda ngeprint kerjaan sekolahnya, gua minta dipijetin & diinjek2 sama dia. Seperti biasa, gua main ambil bantal dan tengkurep di lantai. Tapi yang gua lihat ada sebuah guling yang terguling di sebuah sisi kamar yang tidak terpakai. Berarti bekas adek gua sih, udah kempes terus gak dia pake lagi. Kata si Dinda “Ya udah, kalo mau ambil ya ambil aja”. Yaudah gua ambil. Dan intinya,  GUA DAPET & PUNYA GULIIING! Hehehe…

Pijat & Mangtaf!

Satu hal ya, injekan dan pijatan si Dinda itu buat gua luar biasa maut. Pas gitu. Hehehe… Langkah pertama biasanya minta injak-injak kaki, setelah itu minta pijat punggung.

Setelah dicoba diterapkan oleh beberapa orang, ternyata tetap, Dinda adalah pemijat terbaik sepanjang masa. Insyaallah gedenya nanti bisa nggantiin gua mijetin nyokap yang selalu minta pijat setiap harinya, sampai kadang2 gua berantem gak bicara ama nyokap cuma gara2 masalah pijat memijat. Hehe..

, , , , , , , , , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: