Fashion Shooting Baru

Setelah semuanya lengkap, akhirnya kita berkumpul di daerah poins square Lebak Bulus untuk siap berangkat ke Cilegon, shooting corporate profile PT. Chandra Asri. Tapi kami masih tertahan, buat apa? Menunggu terbelinya Harddisk eksternal WD My Book Studio Edition 1 TB sebagai storage atau penampungan data dari Card P2-nya Panasonic AG HVX 202. Koq mesti WD My Book Studio Edition? Tajir amat? Ya, hal ini sudah pernah kami bahas dan kami konsultasikan kepada Mas Helmi Budiprasetyo, master saya dari Chip.co.id forum video editing. Alasan pertama adalah data yang ditampung cukup besar. Menggunakan codec DVCPRO HD, format video HD membutuhkan 100mb/sec. Sehingga 1 jam video membuang 62 GBytes harddisc. Alasan kedua adalah data transfer. Kami mencari harddisk eksternal yang sanggup membaca/tulis dengan kecepatan tinggi untuk mengakses DVCPRO HD yang 100mb/s tersebut. WD My Book Studio memiliki koneksi eSATA yang dapat digunakan untuk membaca/tulis dengan kecepatan sama dengan SATA II (3GB/sec).

Setelah terbeli, langsung kami meluncur menuju Cilegon. Beriringan : mobil Pak Budi duluan, kemudian disusul mobil Avanza sewaan kami dan mengikuti, mobil box tempat alat.

Setelah sampai di Chandra Asri, kami tidak langsung shooting, melainkan harus melewati prosedur-prosedur safety yang luama dan repot. Yang satu crew harus ganti sepatu lah, ninggalin HP lah, dan salah seorang crew kami gak boleh masuk karena bercelana pendek lah. Heleeeh.. heleeeh…

Satu hal yang kami dapati adalah hari itu kami harus shooting dengan busana (fashion) crew terbatu : Lengan panjang, helm dan sepatu safety! dan ini CUKUP MENYIKSA! Gile…

new-shooting-fashion

Setelah mendapat 3 shot, akhirnya kami selesaikan hari itu. Hari yang kurang produktif. Setelah makan, dan 2 crew dari Kampoeng Artis balik ke Jakarta untuk mengambil beberapa alat, kami mencari penginapan. Konon dari rekomendasi satpamnya Chandra Asri, menginap di hotel Marina Anyer murah, 4 kamar 750 dapet. Tapi bohong! Angkanya mencapai 1 jutaan.

Ya sudah, kami kembali ke dekat pabrik, dan menginap di losmen yang 1 kamarnya 100 ribu. Kasurnya peyot, temboknya ada bercak-bercak aneh gitu, yang heboh : kamar mandinya! Hahahaha!

Mau nge-backup data P2 gak bisa lagi, gak ada colokan! :p Ya sudah… Hari itu bukannya tidur, malah ketawa-tawa ama Rio semalaman (berhubung gua tidurnya sama Rio). Hiii~iii…. :p

, , , , , , , ,

  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: