Akhirnya… Pergi dulu yaa..

Setelah berpusing-pusing ria mengatur acara untuk sesi pemotretan dan shooting wilayah Ranca Buaya di malam tahun baru beserta wisata, akhirnya jadi juga perjalanan ini. Semoga apa yang dibilang orang bahwa wilayah ini adalah wilayah yang masih perawan dan terindah di pulau Jawa itu benar.

Tak ayal banyak hal yang gua lakukan untuk mempersiapkan diri gua pergi ke Ranca Buaya ini. Banyak juga hal-hal yang unik dan menyebalkan, antara lain:

Oshi Tidak Ikut

Sedih gua Oshi tidak ikut. Padahal yang ngerencanain perjalanan ini gua sama Oshi.😦 Ya sudahlah, dia sakit. Tapi jadinya yang ikut, cewenya hanya Shari. Dan akhirnya gua yang kelabakan nyari cewek satu lagi. Tadinya hampir nyerah, ternyata Fiona mau ikut! Horee! Hehehe…😀

Membeli Kaset di WARUNG kaset video di Tebet

atau yang lebih sering disebut Andri Kaset, adalah pedagang kaset video yang berjualan di sebuah lapak tidak permanen di Jalan Tebet Timur Dalam VIII X. Di kiosnya yang 1/4 kali ukuran warteg kecil ia menjual berbagai macam jenis kaset video mulai dari MicroMV, miniDV, DVCAM, Betacam SP, Digital Betacam, hingga yang jarang dijual di pasaran seperti HDV Cassete dan DVCPRO. Toko yang sudah cukup lama ini berdiri diapit oleh 2 Production House, Vidia dan AvantGarde. Yaaah, wilayah Tebet memang cukup banyak terdapat Production House yang pastinya membutuhkan kaset. Tak heran jika ia sukses disana.

Harganya cukup manusiawi jika kiita membeli dalam jumlah minimalis (1 – 10 kaset) ketimbang kita harus ke Mangga 2 atau Pasar Baru.

Membeli Film Kadaluwarsa

Sengaja, gua pengen tau hasilnya kayak apa?! Diracunin sama Agus gua. Gua memang berniat membawa satu kamera foto digital dan satu lagi analog.

Kamera Foto Analog Hilang! Lensanya juga!

Kamera foto analog milik gua, Canon EOS 5 beserta lensa andalan gua, TOKINA AF 28 – 70 f1.8 itu tidak ketemu di rumah gua. Entah apa  gua pinjamkan kepada seseorang lalu gua lupa, atau bagaimana gua gak ngerti deh. Masalahnya juga gua udah lama gak pake kamera itu.

SONY FX-1 tidak jadi bisa digunakan! SONY Z-1 gantinya.

“Gak bisa ndi! Udah sewa aja! Saya bayarin!” kata Pak Budi. Keinginan shooting seadanya yang tadinya direncanakan menggunakan kamera FX-1 batal karena pemiliknya minta kameranya dikembalikan, oke, akhirnya malah kita shooting dengan kamera yang lebih mahal dan bagus. Hehe..

dan saatnya sekarang gua berkeliling dari Ciputat – Depok – Pasar Minggu – Kalibata – Tebet untuk mengambil alat-alat yang akan gua bawa besok.

Hyuuu~uuk…🙂

, , , , , , , , ,

  1. #1 by Immigration Solicitor in Hillingdon on 13 Februari 2013 - 05:46

    I’m not sure where you’re getting your information, but good
    topic. I needs to spend some time learning more or understanding more.
    Thanks for great information I was looking for this info for my mission.

  2. #2 by Immigration Adviser Dover on 3 April 2013 - 10:45

    I do accept as true with all the concepts you have offered in your post.
    They are really convincing and can certainly work. Nonetheless,
    the posts are too quick for beginners. May just you please lengthen
    them a bit from next time? Thank you for the post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: