Hari Kasih Sayang Bukan Hari Untuk Kekasih

“Selamat Hari Haram dan Tahun Baru Cina”

Ditulis di status facebook seorang sahabat. Haha. Kenapa haram? Ya, Valentine’s Day ‘kan di fatwakan haram MUI (Majelis Ulama Indonesia).

“Yes! Seminggu hujan uang!”

Kata seorang sahabat perempuan juga di salah satu tweetnya. Kebetulan ia beretnis Cina (walau dia beragama Katholik) dan merayakan hari raya imlek.

Ya, 14 Februari 2010 adalah hari kedua perayaan ini berlangsung secara bersamaan. Kedua perayaan yang bukan berasal dari Indonesia ini cukup membuat kontroversi non-offcial (tidak resmi) dari berbagai kalangan. Akhirnya ada juga lembaga resmi yang menanggapi kontroversi ini. Kedua kontroversiu bersejarah untuk Indonesia.

Hari valentine, sudah sejak SMA gua mendengar kontroversi. Ada yang bilang “Bukan budaya indonesia! Gak usah bikin perayaan valentine di Indonesia” kata seorang guru sosiologi SMA gua. “Wah, gua gak merayakan valentine” kata seorang teman. hingga “Hari valentine = HARAM” kata Majelis Ulama Indonesia.

Sementara Imlek, baru dimerdekakan oleh Almarhum Presiden Drs. Abdurrachman Wahid (Gus Dur) di tahun 2000. Sebuah awal dari terbukanya perayaan ini di Indonesia yang sebelumnya tertutup.

Cukup panjang dan bertele-tele bila dibahas secara antropologis mengenai budaya serapan macam ini. Tapi buat gua, kedua perayaan dalam satu hari ini adalah satu hari untuk peringatan, ya, peringatan kasih sayang. Bukan untuk kekasih, tapi untuk kita semua.

Manusia hidup bukan untuk cinta. Tapi untuk saling mengasihi. Cinta bisa menimbulkan komflik karena memiliki unsur (hak) kepemilikan. Haduh, kayak tanah?! Tapi kasih, tidak untuk kepemilikan. Hidup membutuhkan kasih, bukan sekedar cinta. Cinta jauh dibawah kasih. Kasih dan sayang bukan sekedar hanya seperti kata Chrisye.

Hari cinta kasih di Indonesia haruslah bergeser maknanya dan itu sudah terjadi. Gua senang.

Lihat teman-temanku yang beretnis (dan/atau) keturunan tionghoa (cina). Lihat mereka senang diantara hujan yang selalu membasahi bumi ketika tahun baru cina datang. Dengan angpao dan kata-kata “Gong Xi Fat Cai” yang mungkin bagi kita terdengar sederhana, sebaliknya, mereka mengatakannya dengan penuh makna dan rasa bangga serta kasih itu. Melihat teman-teman yang senang berkumpul bersama keluarga, ada yang senang karena dapat angpaonya saja, atau teman bukan keturunan tionghoa tapi ingin menjadi tionghoa saat imlek saja karena bisa mendapatkan angpao. Haha.. Angpao maksudnya adalah di tahun yang baru, mereka diharapkan mendapat rezeki.

Hari ini bukan hari perlakuan, tapi hari peringatan.
Kasih harusnya hadir tiap hari. Tapi dalam satu tahun ditetapkan satu hari untuk tetap mengingatkan bahwa manusia dalam hidupnya butuh kasih, sayang, lalu cinta.🙂

Hari valentine bukan hari untuk kekasih melainkan hari untuk saling mengasihi. Orang yang mengasihi sesama konon rezeki tidak kemana. Seperti Tuhan yang selalu mengajarkan untuk mengasihi sesama manusia.

Orang-orang terkasihku, selamat hari valentine, selamat hari imlek. Selamat hari peringatan kasih sayang, selamat hari baru yang penuh rezeki.

Terimakasih, bukan terimacinta.🙂

Peringatan 14 Februari 2009

Satu tahun berlalu. Tepat pada tanggal 14 Februari tahun lalu –2009– gua berada di Jogja. Ada beberapa tragedi.

Hari ini gua –yang saat itu tidak memiliki seorang kekasih– berada di Jogja, berharap untuk mendapat rasa kasih dari seorang sahabat yang sekarang di Jerman itu. Tapi entah kenapa dia menghilang, tidak sesuai harapan.

Kedua, hari yang sama, seorang teman kerasukan di Sekaten 2009, Alun-alun utara keraton Yogyakarta. Dia.. atau isinya yang mengaku bernama Ahmed dari Jambi tersebut mengobrak abrik kontrakan teman-teman kami di Condong Catur, Sleman, Yogyakarta.

Peringatan buat hari paling berkesan di hari kasih sayang tahun lalu. :p

, , , , , , , , ,

  1. #1 by Didz on 15 Februari 2010 - 06:42

    Well said :p

  2. #2 by A.J.I on 15 Februari 2010 - 10:23

    sangat setuju

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: